Tuesday, February 11, 2014

Suami Jobless



Beberapa hari ini saya diamanatkan sang istri menjadi bapak rumah tangga, berhubung sementara tidak ada kerjaan, jobless. Saya mesti menjaga si kecil yang masih belum berumur 5 bulan sambil mengerjakan pekerjaan rumah tangga lainnya, seikhlas saya. Seharusnya seorang suami bekerja, mencari uang guna mencukupi kebutuhan keluarganya. Suami seperti ini menjadi pemimpin rumah tangga seutuhnya, terlepas dari istrinya bekerja juga di luar rumah atau tidak, suami mestinya bekerja dan menghasilkan uang. Namun terkadang kondisi demikian tidak terjadi, bahkan hal sebaliknya terjadi. Suami jobless di rumah sementara istrinya bekerja. Tak masalah, nikmati saja kejoblessan tersebut, dan ambil hikmah dibaliknya.

Hikmahnya?

  1. Saya jadi tahu bagaimana perasaan suami-suami yang istrinya bekerja, sementara dia jobless, di rumah saja menunggui sang istri pulang ke rumah. Sungguh menyesakkan dada. 
  2. Saya jadi tahu kalau menjaga rumah (agar tidak pindah tempat), mengurus dapur, dan pekerjaan rumah tangga lainnya ternyata sangat berat. Saya jadi tahu kalau banyak ibu rumah tangga yang stress tinggal di rumah sendirian. Belum lagi bila suaminya pulang ke rumah tanpa diiringi senyum yang menyejukkan hati. 
  3. Saya jadi maklum jika pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (pembantu/babu) adalah pekerjaan yang mulia. Butuh kejujuran dan keikhlasan bekerja tingkat dewa. Makanya mereka butuh gaji yang tinggi, minimal sesuai upah minimum regional agar mereka tidak bunuh diri atau mengacak-acak seisi rumah. 
  4. Saya jadi banyak waktu bermain bersama si kecil. Tertawa dan menangis bersama, berdua saja. Melihatnya tersenyum bahagia sungguh kebahagiaan tak terkira. 
  5. Saya jadi sedikit kreatif berpikir tentang sumber pendapatan sampingan keluarga. Konsep bekerja dari rumah salah satunya. Walaupun masih dalam tataran ide.  
  6. Saya jadi sedikit leluasa ngeblog. Paling tidak menyeka sedikit debu yang menempel di blog ini karena kelamaan ditinggal mati suri. 
  7. Saya jadi tahu bagaimana caranya melatih kesabaran. Minimal menahan tidak mandi pagi yang ditunda hingga petang hari. Dan menahan bau badan sendiri. 
  8.  
Anda juga jadi suami jobless? Ambil hikmahnya! Kalaupun tak ada hikmahnya, ambil lucunya. 

[Makassar, 7 Februari 2014]

1 comment:

  1. Subhanallah Muhammad Yasir....terimakasih...berkat tulisan yang saya baca ini...saya jadi mengerti perasaan suami....mudah2an Allah swt selalu memudahkan dan memberi yang terbaik untuk Mas penulis....amin....

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...