Friday, December 11, 2015

Paket nelpon murah dan papa minta saham

Hidup tanpa pulsa, bagai taman tak berbunga

Dicecar wartawan soal kasus "papa minta saham" yang membelitnya, Setya Novanto malah minta pulsa pada wartawan. Pengakuannya, pulsanya habis, belum diisi, tadi lupa registrasi nelpon. Padahal dia mau nelpon bala bantuan, pengacaranya. Sayangnya tak ada wartawan yang mau membantunya, sekedar memberi beberapa pulsa untuk menelpon. Konon tak ada lagi yang mau registrasi nelpon karena mahal. Lagian, Setnov terkenal pelit, kerjanya hanya minta saham dan tak mau membaginya, pulsa pun lupa dia beli, pelit bukan?

Cerita diatas fiktif belaka, jangan dianggap seriuslah. Selain terkagum-kagum dengan karya master Sotoshop Agan Harahap, saya mau sedikit curhat soal pulsa yang kian hari bertambah mahal, fluktuasinya mengalahkan kenaikan harga sembako dan BBM bersubsidi. 
Pulsa sudah menjadi kebutuhan pokok manusia dalam berkomunikasi. Celakanya, operator seluler (sebut saja namanya Telkomshit) yang sudah meraup banyak pelanggan loyal itu malah menaikkan harga pulsanya. Pelanggan loyal bingung mengadu kemana, mau ganti operator sayang, nomornya sudah diketahui sejagad dan urusan perbankan. Mau diteruskan tak kuat beli pulsa. Makanya praktek penipuan "mama minta pulsa" marak dan menelan korban anak-anak yang sayang pada mamanya. Dengan serta merta mengirim pulsa yang dimaksud pada mamanya, padahal bukan mamanya.

Angin segar bagi pelanggan loyal Telkomshit sempat berembus dengan diluncurkannya "paket murah". Mulai jagoan serbu hingga talkmania. Namun tak lama berlangsung, "paket murah" hanya slogan semata, tak ada yang benar-benar murah. Untuk paket nelpon murah siang jagoan serbu yang diklaim berharga seribu rupiah saja, tenyata bernilai seribu lima ratus. Bahkan sekarang naik lagi menjadi 2.750 rupiah (saja). Belum lagi paket serbu malam yang 3.000 rupiah itu, apalagi soal besaran jumlah menit menelepon yang minim. Penipuan yang benar-benar dinikmati oleh pelanggan. Namun mau diapa lagi, pelanggan loyal memilih membeli handphone baru untuk nomor baru daripada mengganti kartu. Ah sudahlah.

Tapi angin sejuk kembali bertiup untuk para pelanggan loyal telkomshit, walaupun tak sejuk-sejuk amat. Paket Jagoan Jumbo dirilis beberapa waktu lalu, dengan akumulasi nelpon siang selama 6 hari hanya dengan harga 10 ribu rupiah, begitu pula dengan paket malam. Jadi pelanggan bisa mempunyai akumulasi pulsa menelepon 500 menit selama 6 hari. Mayan, harga lebih murah dibanding paket konvensional harian dan tak perlu repot registrasi tiap hari.

Caranya ketik *100*210# untuk paket siang, dan atau *100*212# untuk paket malam. Selamat menelpon, eh tolong sampaikan pada pak Setnov tentang cara ini yah, siapa tau bisa membantu beliau tidak minta-minta saham lagi... Eh tidak minta-minta pulsa lagi.







No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...