Wednesday, December 23, 2015

Wisata keliling kota Makassar dengan angkot, mau?



 Lagi suntuk? Coba naik pete-pete

Setelah sekian lama, akhirnya saya naik pete-pete lagi. Praktis setelah lulus kuliah dan punya motor, interaksi dengan pete-pete semakin berkurang. Bahkan saya pun tak tahu lagi berapa tarif sekali naik pete-pete. Sebelum punya tunggangan motor, pete-pete jadi alat transportasi andalan. Buat ke sekolah, pasar, mall, atau sekedar cari angin. Setelah punya tunggangan motor, pete-pete jadi musuh bebuyutan. Kalau berada di jalan, sebisa mungkin menghindari makhluk ini. Perilaku ugal-ugalan dan seenaknya dari (sebagian kecil oknum) pengemudi pete-pete jadi penyebabnya.

Hanya pete-pete yang berani singgah di tengah jalan hanya untuk menunggu penumpang. Hanya pete-pete yang tidak memberi tanda sen kalau mau berbelok. Hanya pete-pete yang lampu remnya tak jelas, soak, dan hampir mati. Hanya pete-pete yang berani memepet kendaraan lain yang coba menghalanginya. Dan berbagai hal horor lainnya. Daripada ribet berurusan dengan pete-pete, mending saya hindari. Sangat kontras memang pandangan saya akan pete-pete beberapa tahun lalu, saat sedang sekolah dan membutuhkan alat transportasi yang praktis walaupun kurang nyaman. Dulu butuh, disayang, sekarang tak butuh, dibuang.

Kadang kalau logika saya sedang jalan, saya maklumkan saja. Sopir pete-pete kebanyakan tidak membawa mobilnya sendiri, melainkan disewa dari juragan pete-pete dan mesti menyetor biaya sewa setiap harinya. Mereka butuh hidup juga, dan menghidupi keluarganya. Masalah yang kemudian timbul adalah jika pete-pete membahayakan hidup pengguna jalan lainnya.

Kali ini saya tak mau mengadili apalagi mencibir perilaku sopir pete-pete yang horor itu. Saya pun kadang berada diluar batas kendali apabila berada di jalanan, emosi, ugal-ugalan. Saya hanya mau menceritakan kebahagiaan saya naik pete-pete pagi tadi. Bukan karena mendapatkan dompet jatuh di pete-pete, tapi karena bisa bersantai di pete-pete. Walaupun macet parah dan udara panas, saya tak perlu capek-cepek menarik gas motor atau menginjak kopling motor. Berbahagialah para penumpang pete-pete yang sopir pete-petenya tidak ugal-ugalan, mereka bisa menikmati suasana kemacetan di jalan dengan caranya masing-masing.


Saya lalu berpikir, mungkin warga Makassar ataupun wisatawan yang berkunjung ke Makassar bisa menggunakan jasa pete-pete untuk keliling kota. Daripada menyewa mobil rental, mending naik pete-pete. Penikmat wisata petualangan bisa menikmati sensasi naik pete-pete, mulai dari atraksi sirkus hingga horor-horornya di jalan raya.

Namun sebelum berinteraksi lebih jauh dengan proyek travelling with pete-pete ini, perlu diketahui bagaimana ciri-ciri pete-pete dan jalurnya masing-masing. Buat yang jarang naik petepete, trayek yang ada di Makassar tentunya membingungkan, saking banyaknya!

Pete-pete merupakan sebutan dari angkutan umum yang ada di kota Makassar. Warnanya biru muda, yahhh mirip-mirip warna klub tetangga berisik Manchester City lah. Warna norak nan lembut ini dipakai agar lebih memudahkan mata calon penumpang untuk melihatnya, pun dengan mata pengguna jalan lainnya agar bisa segera menghindarinya. Pete-pete gaul tampak baru, bersih dan bermodel racing dengan ban besar dan pelek modifikasi. Tak jarang diputarkan lagu dengan volume yang agak kecang. Kalau beruntung, anda akan menemukan tv layar lebar di dalam pete-pete, dengan lagu-lagu daerah, dangdut, atau lagu malaysia. Sambil menikmati lagu yang diputar dan melihat-lihat suasana jalan, pete-pete ini membawa penumpangnya sampai tujuan.

Angkutan Pete-pete jumlahnya cukup banyak dan mudah dijumpai, sehingga kita tak perlu lagi menunggu terlalu lama, bahkan menunggu angkutan bukan di jalan besar pun tidak sampai  semenit. Pete-pete ini terbagi dalam berbagai trayek yang menyelusuri sampai ke sudut-sudut kota Makassar dan sekitarnya. Hampir semua trayek berakhir di Makassar Mall (pasar sentral). Jadi sebenarnya mudah saja kalau anda hilang dan tersesat di Makassar namun kekurangan ongkos naik taksi atau naik ojek, naik saja pete-pete dan minta diturunkan di sentral, kemudian minta teman jemput disana.

Berikut daftar rute trayeknya, lengkap dengan warna stripnya:

KODE A - strip abu-abu
Berangkat :
BTN Minasa Upa (dekat perbatasan dengan Sungguminasa) - Syech Yusuf - Sultan Alauddin - Andi Tonro - Kumala - Ratulangi (Mall Ratu Indah) - Jendral Sudirman (Karebosi Timur) - HOS Cokroaminoto (Sentral) - KH. Wahid Hasyim - Wahidin Sudirohusodo - Pasar Butung
Kembali :
Pasar Butung - Sulawesi - Riburane - Achmad Yani (Balaikota) - Jendral Sudirman - Ratulangi - Landak - Veteran - Sultan Alauddin (Pasar Pabaeng-baeng) - Syech Yusuf - BTN Minasa Upa

KODE B - strip putih
Berangkat :
Terminal Tamalate - Malengkeri - Daeng Tata - Abdul Kadir - Dangko - Cendrawasih - Arief Rate - Sultan Hasanuddin - Patimura - Ujungpandang - Riburane - Jendral Achmad Yani (Balaikota) - Pasar Butung
Kembali :
Pasar Butung - Sulawesi - Achmad Yani - Kajaolalido (Karebosi Timur) - Botolempangan - Arief Rate - Cendrawasih - Dangko - Abdul Kadir - Daeng Tata - Malengkeri - Terminal Tamalate.

KODE C - strip kuning
Berangkat :
KH.Wahid.Hasyim - DR Wahidin Sudirohusodo - Buru - Bandang - Masjid Raya - Al-Markaz - Cumi-cumi - Pongtiku - Ujungpandang Baru - Gatot Subroto - Juanda - Regge – Rappokalling
Kembali :
Rappokalling - Korban 40 ribu - Juanda - Gatot Subroto - Ujungpandang Baru - Pongtiku - Datok Ditiro - Sunu - Masjid Raya - Bawakaraeng - Jenderal Sudirman - HOS Cokroaminoto - KH.Wahid Hasyim - Makassar Mall(Sentral)

KODE D - strip ungu
Berangkat :
Terminal Daya - Sudiang - Perintis Kemerdekaan - Urip Sumoharjo - AP. Pettarani - Bawakaraeng - Latimojong - Andalas - Laiya - Selatan Makassar Mall
Kembali :
Selatan Makassar Mall - HOS Cokroaminoto - Bulusaraung - Masjid Raya - Urip Sumoharjo - Perintis Kemerdekaan - Terminal Daya

KODE E - strip coklat
Berangkat :
Terminal Panakkukang - Toddoppuli - Tamalate - Emmy Saelan - Mapala - AP. Pettarani - Maccini Raya - Urip Sumoharjo - Bawakaraeng - Latimojong - Andalas - Laiya - KH. Agus Salim - Timur Makassar Mall
Kembali :
KH. Agus Salim - Pangeran Diponegoro - Bandang - Masjid Raya - Urip Sumoharjo -AP. Pettarani - Mapala - Emmy Saelan - Tamalate - Todoppuli - Terminal Panakkukang

KODE F - strip biru tua
Berangkat :
Terminal Tamalate - Mallengkeri - Daeng Tata - Daeng Ngeppe - Kumala - Veteran - Bandang - Buru - Andalas - Satangnga - KH. Agus Salim - Timur Makassar Mall
Kembali :
KH Agus Salim - Pangeran Diponegoro - Andalas - Buru - Bandung - Veteran - Sultan Alauddin - Andi Tonro - Kumala - Daeng Ngeppe - Daeng Tata -Mallengkeri - Terminal Tamalate

KODE G - strip hijau tua
Berangkat :
Terminal Daya - Kima - TOL (Ir. Sutami) - Tinumbu - Cakalang - Yos Sudarso - Tentara Pelajar - Kalimantan - Pasar Butung
Kembali :
Pasar Butung - Kalimantan - Cakalang - Tinumbu - TOL (Ir. Sutami) - Kima - Terminal Daya

KODE H - strip hijau muda
Berangkat :
Perumnas Antang - Antang Raya - Urip Sumoharjo - Bawakaraeng - Jenderal Sudirman - DR. Wahidin Sudirohusodo - Satando - Kalimantan - Pasar Butung
Kembali :
Pasar Butung - Kalimantan - Satando - DR. Wahidin Sudirohusodo - Tentara Pelajar - Ujung - Bandang - Masjid Raya - Perumnas Antang

KODE I - strip hitam
Berangkat :
Terminal Panakkukang - Toddopuli Raya - Borong - Batua Raya - Abdullah Daeng Sirua - AP. Pettarani - Pelita Raya - Sungai Sadang Baru -Sungai Saddang - Karunrung - Arif Rate - Sultan Hasanuddin - Pattimura - Pasar Baru
Kembali :
Pasar Baru - Pattimura - Ujungpandang - Riburane - Ahmad Yani (Balaikota) - Kajaolalido - Botolempangan - Karungrung - Sungai Saddang - Sungai Saddang Baru - Pelita Raya - AP. Pettarani - Abdullah Daeng Sirua - Batua Raya - Borong - Toddopuli Raya -Terminal Panakkukang

KODE J - strip oranye/ jingga
Berangkat :
Terminal Panakkukang - Toddopuli Raya - Tamalate - Emmy Saelan - Sultan Alauddin - Andi Tonro - Kumala - Ratulangi - Jenderal Sudirman - HOS Cokroaminoto – Nusakambangan
Kembali :
Nusakambangan - Ahmad Yani - Jenderal Sudirman - DR. Sam Ratulangi - Landak - Veteran - Sultan Alaudin - Emmy Saelan - Tamalate - Toddopuli Raya - Terminal Panakkukang

KODE B1 (05) - strip putih
Berangkat :
Teminal Tamalate - Mallengkeri - Daeng Tata - Abd. Kadir - Dangko - Cendrawasih - Arif Rate - Sultan Hasanudin - Sawerigading - Botolempangan - Karunrung - Sungai Saddang - Latimojong - Masjid Raya - Urip Sumoharjo - Perintis Kemerdekaan - Kampus Unhas
Kembali :
Kampus Unhas - Perintis Kemerdekaan - Urip SUmoharjo - Bawakaraeng - Kartini - Botolempangan - Arif Rate - Cendrawasih - Dangko - Abd. Kadir - Daeng Tata - Mallengkeri – Tamalate

KODE C1 - strip kuning
Berangkat :
Korban 40 ribu - Ujungpandang Baru - Pongtiku - Cumi-cumi - Laccukang - Sunu - Masjid Raya - Urip Sumoharjo - Perintis Kemerdekaan - Kampus Unhas
Kembali :
Kampus Unhas - Perintis Kemerdekaan - Urip Sumoharjo - Bawakaraeng - Jenderal Sudirman - HOS Cokroaminoto - DR. Wahidin Sudirohusodo - Tentara Pelajar - Ujung - Bandang - Masjid Raya - Sunu - Teuku Umar - Gatot Subroto - Korban 40 ribu

KODE E1 (07) - strip coklat
Berangkat :
Terminal Panakkukang - Toddopuli Raya - Perumnas - Hertasning - AP. Pettarani - Kampus UNM - Gunung Sari - AP. Pettarani - Pelita Raya - AP. Pettarani - Abdullah Daeng Sirua - PLTU - Urip Sumoharjo - Perintis Kemerdekaan - Kampus Unhas
Kembali :
Kampus Unhas - Perintis Kemerdekaan - Urip SUmoharjo - PLTU - Abdullah Daeng Sirua - AP. Pettarani - Kampus UNM - Gunung Sari - AP. Pettarani - Hertasning - Perumnas - Toddopuli Raya – Panakkukang

KODE F1 (02) - strip biru tua
Berangkat :
Terminal Tamalate - Mallengkeri - Daeng Tata - M. Tahir - Kumala - Veteran - Masjid Raya - Urip Sumoharjo - Perintis Kemerdekaan - Kampus Unhas
Kembali :
Kampus Unhas - Perintis Kemerdekaan - Urip Sumoharjo - AP. Pettarani - Abubakar Lambogo - Veteran - Sultan Alauddin - Andi Tonro - Kumala - M.Tahir - Daeng Tata - Mallengkeri - Terminal Tamalate

Selain kode-kode diatas yang merupakan trayek umum, ternyata ada trayek lain yang tidak pernah saya lihat sebelumnya. Dan warna stripnyapun tak diketahui. Siapa tahu ketemu dijalan, kita bisa kenalan.

KODE K 
Berangkat : Terminal Panaikang – Urip Sumoharjo – Taman Makam Pahlawan – Abdullah Daeng Sirua – Adiyaksa – Terminal Panakkukang – Toddopuli Raya – Tamalate – Emmy Saelan – Sultan Alauddin – Terminal Tamalate 
Kembali : Terminal Tamalate – Sultan Alauddin – Emmy Saelan – Toddopuli Raya – Terminal Panakkukang – Adiyaksa – Abdullah Daeng Sirua – Taman Makam Pahlawan – Urip Sumoharjo – Terminal Panaikang

KODE L 
Berangkat : Terminal Tamalate – Mallengkeri – Daeng Tata – Daeng Ngeppe – Kumala – Mallong Bassang – Mappaoddang – Mangerangi – Baji Ateka – Baji Minasa – Nuri – Rajawali – Penghibur – Pasar Ikan – Ujungpandang – Nusantara – Butung – Pasar Butung 
Kembali : Pasar Butung – Butung – Sulawesi – Riburane – Ujungpandang – Pattimura – Somba Opu – Rajawali – Gagak – Nuri – Baji Minasa – Cendrawasih – Dangko – Abd. Kadir – Daeng Tata – Mallengkeri – Terminal Tamalate

KODE M 
Berangkat : Terminal Panaikang – Urip Sumoharjo – AP.Pettarani – Rappocini Raya – Veteran – Ratulangi – Kakatua – Cendrawasih – Tanjung Alang 
Kembali : Tanjung Alang -Tanjung Rangas – Cendrawasih – Kakatua – Landak – Veteran – Sultan Alauddin – AP. Pettarani – Urip Sumoharjo – Terminal Panaikang

KODE N 
Berangkat : Terminal Tamalate – Sultan Alauddin – Syeh Yusuf – Jipang Raya – SMA 9 – Tidung Raya – Tamalate – Toddopuli Raya – Terminal Pakkukang 
Kembali : Terminal Panakkukang – Toddopuli Raya -Tamalate – Tidung Raya – SMA 9 – Jipang Raya – Tala Salapang – Sultan Alauddin – Terminal Tamalate.

KODE O 
Berangkat : Terminal Panaikang – Urip Sumoharjo – Taman Makam Pahlawan – Batua Raya – Toddopuli Raya -Pengayoman – AP. Pettarani – Urip Sumoharjo – Bawakaraeng – Veteran Utara – Bandang – Ujung – Yos. Sudarso – Tarakan – Kalimantan – Pasar Butung 
Kembali : Pasar Butung – Kalimantan – Satando – Yos. Sudarso – Ujung – Bandang – Masjid Raya – Urip Sumoharjo – AP. Pettarani – Panakkukang – Adiyaksa – Urip Sumoharjo – Terminal Panaikang

KODE P 
Berangkat : Terminal Panaikang – Urip Sumoharjo – AP. Pettarani – Landak Baru – Veteran – DR. Sam Ratulangi – Mappaoddang – Daeng Ngeppe – Daeng Tata – Mallengkeri – Terminal Tamalate 
Kembali : Terminal Tamalate – Mallengkeri – Daeng Tata – Daeng Ngeppe – Kumala – DR. Sam Ratulangi – Landak – Landak Baru – AP. Pettarani – Urip Sumoharjo – Terminal Panaikang

KODE U 
Berangkat : Pasar Pannampu – Tinumbu – Cakalang – Yos. Sudarso – Andalas – Latimojong – Bulukunyi – Rusa – Lanto Dg. Pasewang – DR. Sam. Ratulangi – Landak – Veteran – Sultan Alauddin – Terminal Tamalate 
Kembali : Terminal Tamalate – Sultan Alauddin – Andi Tonro – Kumala – DR. Sam Ratulangi – Lanto Dg. Pasewang – Rusa – Bulukunyi – Latimojong – Andalas – Yos.Sudarso – Cakalang – Tinumbu – Pasar Pannampu

KODE R 
Berangkat : Pasar Baru – Ujungpandang – Nusantara – Pasar Butung – Tentara Pelajar – Kalimantan – Satando -Yos. Sudarso – Ujung – Bandang – Masjid Raya – Urip Sumoharjo – Perintis Kemerdekaan – Kampus Unhas 
Kembali : Kampus Unhas – Perintis Kemerdekaan – Urip SUmoharjo – Bawakaraeng – Kartini – Botolempangang – Usman Jafar - Sultan Hasanuddin – Pattimura – Pasar Baru

KODE V1 
Berangkat : Terminal Daya – Paccerakkang – Mangga Tiga 
Kembali : Mangga Tiga – Paccerakkang – Terminal Daya

KODE V2 
Berangkat : Sudiang – KNPI – Terminal Daya 
Kembali : Terminal Daya – KNPI – Sudiang

KODE V3 
Berangkat : Pasar Daya – Paccerakang – Moncongloe – Pangnyangkallang 
Kembali : Pangnyangkallang – Moncongloe – Paccerakang – Daya

KODE W 
Berangkat : Terminal Daya – KIMA – Kapasa – SMA 6 – Ir. Sutami – Salodong – Desa Nelayan 
Kembali : Desa Nelayan – Salodong – Ir. Sutami – SMA 6 – Kapasa – KIMA – Terminal Daya

Kode tiap Pete-pete bisa kita lihat di kaca depan mobilnya, di bagian sudut kiri di depan pengemudi. Warna strip pete-pete dapat dilihat di bagian samping bodi pete-pete. Tarif pete-pete beragam sesuai panjangnya jalur, tapi masih dalam kisaran Rp 4.000 sampai Rp 6.000. untuk sekali jalan.

Dengan pete-pete, hampir seluruh sudut kota dapat dijangkau, sehingga pete-pete dapat digunakan sebagai alat transportasi berwisata. Kalau berminat mencicipi "kerasnya jalan kota Makassar" dengan pete-pete, saya bisa jadi tour guide anda dengan tarif seikhlasnya. Mengenai konsep lebih jelasnya akan saya posting di kesempatan selanjutnya.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...